Operasi Face Off  Pertama di Indonesia

  • 0

Operasi Face Off  Pertama di Indonesia

Category : Artikel

Transplantasi wajah adalah suatu proses transplantasi kulit untuk menggantikan kulit wajah pasien dengan kulit donor atau kulit pasien itu sendiri. Transplantasi wajah ditujukan bagi mereka yang mengalami kerusakan kulit wajah dikarenakan kebakaran, penyakit, trauma atau cacat lahir. Transplantasi wajah pertama kali di dunia dilakukan pada 1994 terhadap Sandeep Kaur, seorang anak yang berusia sembilan tahun yang wajahnya rusak karena rambutnya terhisap ke dalam mesin pemisah rumput. Dokter yang melakukan transplantasi terhadap Sandeep Kaur adalah Abraham Thomas, salah satu dokter bedah terkenal India.

Di Indonesia, transplantasi wajah yang pertama dilakukan pada 28 Maret 2006 terhadap pasien bernama Siti Nur Jazilah (22) yang mengalami kerusakan wajah karena disiram air keras. Tim dokter yang melakukan operasi bedah ini adalah tim dokter dari Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo, Surabaya. Tim dokter yang diketuai dr. Moh Saifuddin Noor, beranggotakan 42 dokter. Mereka melakukan operasi selama 42 jam.

Setelah menjalani operasi wajah selama 17 kali, akhirnya Siti Nur Jazilah alias Lisa (29), warga asal Turen, Kab Malang, Jawa Timur, dilepas oleh tim dokter RSUD dr Soetomo Surabaya, Rabu siang (5/4/2014).

Lisa merupakan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi sekitar tujuh tahun silam. Wajah Lisa disiram dengan air keras oleh suaminya, Mulyono, pada Maret 2006. Akibatnya, seluruh wajah Lisa melepuh dan harus menjalani 17 operasi wajah secara total atau face off.
Selanjutnya, pada 28 Maret 2006, seluruh wajah Lisa diganti dengan kulit punggungnya selebar 32 sampai 40 centimeter, yang kemudian disambung dengan pembuluh darah depan.
Tanggal 27 April 2006, tim dokter memperbaiki kelopak mata, merapikan luka bekas operasi bibir, garis pipi, leher, pelipis dan punggung. 19 Juli 2006, dilakukan operasi pelebaran garis bibir, membuat lubang hidung, dan menipiskan kedua kelopak mata.

9 Oktober 2006, menipiskan dahi, mengoreksi hidung kanan, dan melebarkan sudut mulut. 5 Januari 2007, penipisan kulit wajah bagian pipi, dahi, ujung kelopak mata, serta menghilangkan jaringan parut di wajah. 22 Maret 2007, menipiskan dahi, mata, hidung, dagu dan leher.

Selanjutnya, 20 Juni 2007. Tim dokter melakukan operasi menghilangkan jaringan parut, memperbaiki dahi dan bibir. 27 Agustus 2007, menipiskan pipi kiri dan kanan. 6 November 2007, meniruskan kedua pipi dan pelipis dengan teknik sedot lemak.

15 Januari 2008, membentuk hidung dari tulang rusuk, membuat kelopak mata dan membersihkan jaringan parut di atas dan bawah mulut. 17 April 2008, memperbaiki sudut mulut kanan dan kiri, leher, kelopak mata. 12 Agustus 2008, memperbaiki kelopak mata di bagian kiri dan kanan.

Kemudian pada 7 Januari 2009, menipiskan muka sebelah kanan, menghilangkan keloid di daerah leher, dan memperbaiki daun telinga kanan. 22 Oktober 2009, melebarkan kelopak mata kiri dan kanan dan lubang hidung serta sudut mulut sebelah kanan.

Medio 22 Juni 2010, meninggikan hidung, memperbaiki dagu dan melebarkan hidung kanan. Kemudian 28 Juli 2011, memperbaiki tiga titik di wajah, hidung, bibir dan pipi kanan. Dan operasi terakhir, yaitu yang ke 17 dilakukan pada 27 Febuari 2013. Operasi ini untuk memperbaiki kelopak mata kanan bagian atas, bibir dan sudut pipi.

Ketua Tim Bedah Plastik Face Off, Prof dr Sjaifuddin Noer SpBP-K mengatakan, ke 17 operasi itu dilakukan, karena posisi kulit wajah yang berubah-ubah. “Operasi itu kira-kira dilakukan selama 20 jam. Karena posisinya berubah dalam beberapa posisi. Dan Alhamdulillah, posisi itu berhasil diperbaiki dengan baik,” kata dia saat hendak melepas Lisa untuk kembali bersosialisasi dengan masyarakat.

Setelah menjalani operasi yang ke 17, lanjut dia, Lisa sudah bisa kita lepas kembali ke masyarakat setelah selama tujuh tahun tinggal di ruang khusus di RSUD dr Soetomo. “Tentu dalam proses. Selama satu tahu kita akan melakukan pendampingan. Lisa kita lepas, maksudnya bukan dilepas total, tapi ada pertemuan selama satu minggu sekali,”

 

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Transplantasi_wajah, https://www.merdeka.com/peristiwa/ini-rincian-17-operasi-face-off-di-wajah-lisa.html

 


Leave a Reply

Kategori

Bahasa

English
German
Dutch

Japanese
Arabic