Hari Kesehatan Dunia

  • 0

Hari Kesehatan Dunia

Category : Artikel

 

Hari Kesehatan Dunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 7 April dan didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pada tahun 1948, Organisasi Kesehatan Dunia mengadakan Majelis Kesehatan Dunia Pertama. Majelis ini memutuskan merayakan Hari Kesehatan Dunia pada tanggal 7 April setiap tahunnya mulai 1950. Hari Kesehatan Dunia diselenggarakan untuk memperingati pendirian WHO dan dipandang sebagai kesempatan menarik perhatian dunia untuk menyadari masalah-masalah besar kesehatan global setiap tahunnya.WHO menyelenggarakan acara di tingkat internasional, regional, dan lokal pada hari ini tergantung temanya. Sumber daya yang disediakan cukup hingga beberapa hari setelah 7 April, tanggal yang ditetapkan untuk merayakan Hari Kesehatan Dunia.

Hari Kesehatan Dunia diakui oleh berbagai organisasi pemerintah dan non-pemerintah yang memiliki kepentingan dalam masalah kesehatan publik. Mereka juga mengadakan aktivitas dan menyatakan dukungan mereka di media, seperti siaran pers oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Rodham Clinton dan Global Health Council.

Tema Hari Kesehatan Dunia

  • 2013: Tekanan Darah Tinggi
  • 2012: Kesehatan yang baik menambah masa hidup
  • 2011: Kekebalan anti-mikroba: Tanpa aksi hari ini, tidak ada kesembuhan besok
  • 2010: Urbanisasi dan kesehatan: Ciptakan kota yang lebih sehat
  • 2009: Selamatkan jiwa. Jagalah Rumah Sakit saat Keadaan Darurat
  • 2008: Lindungi kesehatan dari efek merugikan perubahan iklim
  • 2007: Keamanan kesehatan internasional
  • 2006: Kerja sama untuk kesehatan
  • 2005: Jadikan setiap ibu dan anak berharga
  • 2004: Keselamatan jalan
  • 2003: Bentuk Masa Depan Kehidupan: Lingkungan Sehat untuk Anak
  • 2002: Gerakan Kesehatan
  • 2001: Kesehatan Jiwa: Hentikan Pengucilan, Pedulilah
  • 2000: Darah yang Sehat Dimulai dari Saya
  • 1999: Penuaan Aktif Membuat Perubahan
  • 1998: Ibu yang Sehat
  • 1997: Perkembangan Penyakit Menular
  • 1996: Kota Sehat untuk Kehidupan yang Lebih Baik
  • 1995: Penghapusan Polio Global

Setiap tahun, tanggal 7 April diperingati oleh seluruh masyarakat di dunia sebagai Hari Kesehatan Sedunia. Tahun ini, tema global HKS 2017 adalah “Depression: Let’s Talk” dengan tema nasional adalah “Depresi: Yuk Curhat!”.

Depresi adalah sebuah keadaan yang memiliki gejala berupa rasa sedih yang berkepanjangan dan hilangnya minat untuk melakukan kegiatan yang biasa disukai, diikuti penurunan kemampuan menjalankan kegiatan yang biasa dilakukan. “Segala macam situasi bisa menyebabkan depresi. Depresi dapat terjadi pada siapapun, dalam usia berapapun. İni perlu kita sosialisasikan agar kita bisa lebih menyadari gejala depresi yang dialami”, ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr. H.M. Subuh, MPPM, pada kegiatan Temu Media di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan (6/4).

Pada kesempatan yang sama, perwakilan WHO untuk İndonesia, Dr. Jihane Tawilah, menyatakan bahwa situasi depresi seringkali dianggap sekedar perubahan suasana hati (mood). Padahal, depresi merupakan real disease atau masalah kesehatan masyarakat yang nyata namun dapat diobati. Masalah depresi pada kenyataannya merupakan masalah yang sangat besar yang terjadi di tingkat global, termasuk Indonesia. Depresi kerap tampak dalam bentuk gangguan tidur, perubahan nafsu makan, perasaan bersalah atau tidak berguna, lelah berkepanjangan, bahkan pemikiran menyakiti diri sendiri. Meskipun depresi mempengaruhi semua kelompok demografis, remaja dan usia dewasa muda adalah kelompok yang kerap mengalaminya, begitu juga wanita dalam usia produktif (terutama setelah melahirkan) dan yang berusia 60 tahun.

“Diperkirakan sebanyak 4% dari total populasi mengalami gejala depresi. Kondisi ini berkorelasi karena memperparah beberapa penyakit tidak menular seperti, diabetes, penyakit jantung, bahkan stroke. Untuk itulah depresi perlu diketahui, perlu disadari agar dapat dikelola dan ditanggulangi (treatable)”, imbuhnya. Sebuah fakta yang perlu diketahui, bahwa depresi yang berlarut-larut dan tidak ditangani, dapat mengantarkan pada tindakan bunuh diri. Hampir 800.000 kematian akibat bunuh diri terjadi setiap tahun terjadi di dunia atau dengan kata lain setiap 40 detik, seorang meninggal karena bunuh diri.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Kesehatan_Sedunia, http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20170406/1320380/hari-kesehatan-sedunia-2017-fokus-cegah-depresi/

 


Leave a Reply

Kategori

Bahasa

English
German
Dutch

Japanese
Arabic