Ach. Nizam Rifqi

(Pustakawan Politeknik Negeri Malang)

Terbit: Jurnal Pustaka Ilmiah, Universitas Negeri Surakarta, Vol. 3, No. 2,  (2017)

Teknologi informasi dalam kehidupan mengalami perkembangan yang cukup pesat, berbagai perubahan terjdi. Pola perubahan sosial yang terjadi dari masa ke masa yakni masa kuno/klasik, masa pertengahan, masa modern dan postmodern. Salah satu yang tumbuh dan berkembang adalah kemunculan generasi yang serba canggih dan cepat atau yang disebut dengan net generation, dimana mereka tumbuh dan berkembang ditengah-tengah kemajuan zaman. Perpustakaan perguruan tinggi sebagai pusat sumber informasi memiliki tuntutan untuk dapat semkin berkembang. Pola perubahan peranan kepemimpinan perpustakaan perguruan tinggi sebagai ujung tombak perpustakaan perlu dilakukan suatu perubahan-perubahan seiring dengan perkembangan yang terjadi. Artikel kajian ini dibahas mengenai bagaimana melakukan pola perubahan tersebut melalui pendekatan perspektif teori sosial postmodern yang dikemukakan oleh Jacques Derrida. Melalui teorin dekonstuksinya dicoba untuk mendekonstruksi peranan kepemimpinan perpustakaan perguruan tinggi dengan mencoba membuka mindset dan berfikir secara filosofis mengoyak suatu kemapanan mengenai perspektif lama dalam proses kepemimpinan yang kaku untuk dilakukan perubahan pengembangan sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan.

References

1. Haryanto, Sindung. Spektrum Teori Sosial Dari Klasik Hingga Postmodern. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2012.

2. Husna Jazimatul & Faila Saufa, Arina dkk, Antologi Literasi Digital. Yogyakarta: Azyan, 2017.

3. Hesselbein, Fraces & Goldsmith, Marshall. The Leader on the Future 2: visions, strategies and practices for the new era. San Francisco: Jossey-Bass, 2006. (Online) https://www.essr.net/~jafundo/mestrado_material_itgjkhnld/IV/Lideran%C3%A7as/booksclub.org__The_Leader_of_the_Future_2__Visions__Strategies__and_Practices_for_the_New_Era__J_B_Leader_to_Leader_Institute_PF_Drucker_Foundation_.pdf , diakses 6 Januari 2018.

4. Laugu, Nurdin. Representasi Kuasa dalam Pengelolaan Perpustakaan. Yogyakarta: 2015. 

5. Norris, Christoper. Membongkar Teori Dekonstruksi Jaques Derida. Jakarta: Ar-Ruzz, 2003. 

6. Rivai, Veithzal, Bachtiar & Rafli Amarf, Boy. Pemimpin dan Kepemimpinan Dalam Organisasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 20013.

7. Sulistyo-Basuki. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Universitas Terbuka, 2009.

8. Suwatno & Juni Priansa, Donni. Manajemen SDM Dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: Alfabeta, 2011.

9. Sugihartati, Rahma. Perkembangan Masyarakat Informasi Nergeneration. Jakarta: Prenata Media, 2011.

10. Sugihartati, Rahma. Masalah Minat Baca. Surabaya: Revka Petra Media, 2012.

11. Thoha, Miftah. Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.

12. Turner, Bryan S. Teori Sosial Dari Klasik Sampai Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.

13. Rasmussem, Casper Hvenegaard & Jochumsen, Hendrik. “Problems and Possibilities The Public Library in the Borderline Between Modernity and Late Modernity,” The Library Quarterly, 77(1): (January, 2007), 45-59. doi: 10.1086/512955, (Online) http://www.jstor.org/stable/10.1086/512955, diakses 4 Januari 2018. 

14. Umit Konya & Gurel, Neslihan. “Leadership approaches of university library managers in Turkey”, Library Management, 35 (6/7): (February, 2014), 486-494. doi:10.1108/LM-02-2014-0021, (Online) http://www.emeraldinsight.com/doi/abs/10.1108/LM-02-2014-0021, diakses 7 Januari 2018.

15. Detik.com. Jumlah Pengguna Internet di Indonesia. (Online), https://inet.detik.com/cyberlife/d-3659956/132-juta-pengguna-internet-indonesia-40-penggila-medsos , diakses 4 Januari 2018.